WHO: Hal Terburuk dari Pandemi Covid-19 Belum Terjadi

Arif Budiwinarto
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (foto: AFP)

Dalam upaya menangani kasus Covid-19 yang terus meningkat tiap harinya, negara-negara di dunia juga menghadapi permasalahan baru yakni tingginya tingkat pengangguran serta ancaman resesi ekonomi.

"Enam bulan lalu, tidak ada dari kita yang bisa membayangkan bagaimana dunia kita dan hidup kita akan dilempar ke dalam kekacauan oleh virus baru ini," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Gebreyesus, dikutip dari AFP, Selasa (30/6/2020).

"Kita semua ingin ini berakhir. Kita semua ingin melanjutkan hidup kita. Tetapi, kenyataannya yang sulit adalah ini belum akan berakhir dalam waktu dekat."

"Secara global pandemi ini sebenarnya sedang meningkat," ujarnya.

Tedros menyebut pandemi Covid-19 berpotensi jadi lebih buruk disebabkan misinformasi serta dipolitisasi untuk segelintir orang. Dia menyadari hal ini mungkin saja terjadi di tengah ketidakpastian kapan dan seperti apa pandemi ini akan berakhir.

"Yang terburuk belum terjadi. Dengan lingkungan dan kondisi seperti ini kami takut yang terburuk akan terjadi," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
13 jam lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

21 hari lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

23 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

1 bulan lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal