WHO Minta Perawatan Gigi Ditunda sampai Penularan Covid-19 Turun

Anton Suhartono
WHO meminta perawatan gigi rutin serta pemeriksaan tidak penting untuk ditunda sampai penularan Covid-19 menurun signifikan (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta tenaga medis untuk menunda perawatan gigi rutin serta pemeriksaan tidak penting sampai kasus Covid-19 mereda.

Menurut WHO, percikan atau aerosol yang keluar dari mulut pasien bisa membahayakan dokter atau sebaliknya, jika mengandung virus corona.

Badan PBB itu menyatakan, saat ini layanan perawatan gigi di banyak negara sudah memulai aktivitas. WHO dalam panduannya mengingatkan para dokter dan tenaga medis untuk meminimalisasi paparan aerosol.

"WHO menyarankan agar perawatan kesehatan mulut rutin yang tidak penting, mencakup pemeriksaan kesehatan mulut, pembersihan gigi, dan perawatan pencegahan, ditunda sampai terjadi penurunan tingkat penularan Covid-19 signifikan dari komunitas ke kasus cluster," demikian isi panduan, dikutip dari AFP, Rabu (12/8/2020).

WHO menegaskan, hal yang sama berlaku bagi perawatan gigi estetika.

"Namun, perawatan kesehatan mulut mendesak atau darurat yang penting demi menjaga fungsi mulut seseorang, menghilangkan rasa sakit yang parah, harus tetap dilakukan," bunyi panduan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Health
21 hari lalu

Kaget! Indonesia Masuk 3 Besar Negara dengan Kasus Kusta Terbanyak di Dunia

Nasional
29 hari lalu

BPOM Raih Status WHO Listed Authority, Kini Sejajar dengan Regulator AS dan Inggris

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal