WHO: Penurunan Cakupan Imunisasi selama Pandemi Lebih Berbahaya daripada Covid-19

Antara
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan masyarakat global akan penurunan cakupan imunisasi untuk penyakit seperti campak, tetanus, dan difteri selama pandemi Covid-19. Menurut badan PBB tersebut, kondisi semacam itu bisa membahayakan jutaan anak-anak.

“Penderitaan dan kematian yang dapat dihindari yang disebabkan oleh anak-anak yang kehilangan imunisasi rutin bisa jauh lebih besar daripada Covid-19 itu sendiri,” ungkap Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam sebuah laporan bersama dengan UNICEF, Rabu (15/7/2020).

Reuters melansir, sekitar 75 persen dari 82 negara yang menanggapi survei untuk laporan itu mengaku menghadapi gangguan terkait virus corona pada program imunisasi mereka pada Mei 2020.

Sebagian besar masalah tersebut dikaitkan dengan kurangnya peralatan perlindungan diri (APD) yang memadai untuk petugas kesehatan; pembatasan perjalanan selama pandemi, serta; kurangnya jumlah petugas kesehatan. Semua itu diklaim menyebabkan layanan imunisasi dicegah atau ditutup.

Setidaknya 30 kampanye vaksinasi campak telah atau berisiko dibatalkan, mengancam wabah baru dari penyakit virus menular tahun ini dan seterusnya, kata laporan itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

Kemenkes: 960.000 Anak Indonesia Belum Pernah Divaksin Sama Sekali

Nasional
13 hari lalu

Eks Direktur WHO Ungkap Setiap 2 Menit 1 Ibu Meninggal Dunia saat Melahirkan

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
1 bulan lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
1 bulan lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal