WHO Peringatkan Virus Korona Bisa Jadi Pandemi Dunia Setelah Menyerang China

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyes (Foto: AFP)

Italia melaporkan lebih dari 200 kasus virus korona dengan tujuh korban meninggal. Otoritas mengisolasi 11 kota untuk mencegah penyebaran virus korona, termasuk menunda pertandingan sepak bola Serie A.

Iran melaporkan 64 kasus virus korona dengan setidaknya 12 orang meninggal. Kantor berita semi-resmi ILNA, mengutip pernyataan anggota parlemen Kota Qom -pusat penyebaran virus-, menyebutkan jumlah yang meninggal mencapai 50 orang. Namun Pemerintah Iran menepis laporan tersebut dan berjanji akan transparan mengungkap wabah ini kepada dunia.

Sementara itu China melaporkan 508 kasus baru, sembilan di antaranya berada di luar Hubei, pusat epidemi.

Penambahan itu memang naik dibandingkan 409 kasus yang dilaporkan pada Senin, namun jauh lebih rendah dibandingkan kasus yang dilaporkan sepanjang pekan lalu.

Korban meninggal di China menjadi 2.663 orang setelah 71 kasus kematian dilaporkan. Ini merupakan penambahan kasus kematian harian terendah sejak 2 pekan terakhir.

WHO menyatakan wabah virus korona di China mencapai puncaknya antara 23 Januari dan 2 Februari 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
4 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Internasional
11 hari lalu

WHO Wanti-Wanti Bencana Nuklir di Tengah Perang AS–Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal