WHO Peringatkan Virus Korona Bisa Jadi Pandemi Dunia Setelah Menyerang China

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyes (Foto: AFP)

"Untuk saat ini kami tidak menyaksikan penyebaran global dari virus dan kami tidak menyaksikan kematian dalam skala besar," kata Tedros, di Jenewa, dikutip dari AFP, Selasa (25/2/2020).

Namun dia menegaskan negara-negara harus melakukan segala upaya untuk mempersiapkan potensi terjadinya pandemi.

Korsel melaporkan 60 kasus terbaru pada Selasa sehingga jumlahnya meningkat menjadi 893 dengan delapan orang meninggal.

Wabah virus korona di Korsel berpusat di Daegu, kota berpenduduk sekitar 2,5 juta jiwa, terkait penularan di kalangan jemaat gereja.

Presiden Moon Jae In pada Minggu (23/2/2020) menaikkan status wabah korona ke level tertinggi yakni 'Merah' sebagai bagian dari upaya pencegahan. Sekolah-sekolah dliburkan serta acara-acara besar dibatalkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

7 jam lalu

Kasus Pes di Rusia, Kemenkes: Belum Ada Peringatan Khusus dari WHO

2 hari lalu

WHO Pantau Kasus Dugaan Pes Rusia, Ini Pesan untuk Dunia!

2 hari lalu

Nepal Bakal Kuras 4 Danau Buntut Banjir Bandang Tewaskan Ribuan Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal