WHO: Risiko Penyebaran Penyakit di Gaza Mengkhawatirkan, Ribuan Anak Palestina Kena Diare

Ahmad Islamy Jamil
Warga Palestina mendorong sebuah ambulans yang rusak akibat serangan Israel terhadap Rumah Sakit al-Syifa di Gaza, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id – Risiko penyebaran penyakit di Jalur Gaza meningkat akibat serangan udara zionis yang tanpa pandang bulu di wilayah itu. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengungkapkan, tanda-tandanya kini sudah mulai kelihatan.

Menurut badan PBB itu, tindakan brutal militer Israel telah mengganggu sistem kesehatan dan akses air bersih di Gaza, serta menyebabkan padatnya kerumunan warga Palestina di tempat-tempat penampungan.

“Ketika kematian dan korban luka di Gaza terus meningkat akibat meningkatnya permusuhan, kepadatan penduduk yang berlebihan dan terganggunya sistem kesehatan, air, dan sanitasi menimbulkan bahaya tambahan, yaitu penyebaran penyakit menular yang cepat,” kata WHO, Rabu (8/11/2023).

“Beberapa tren yang mengkhawatirkan sudah mulai muncul,” ungkap badan tersebut.

Dikatakan bahwa kekurangan bahan bakar di Gaza telah menyebabkan berbagai fasilitas desalinasi (tempat pembuatan air laut menjadi air tawar) daerah kantong Palestina yang padat penduduk itu ditutup. Hal tersebut kian meningkatkan risiko penyebaran infeksi bakteri seperti diare.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

8 jam lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

12 jam lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

21 jam lalu

Netanyahu Diam-Diam Masuki Gaza, Bersumpah Tak Akan Tarik Pasukan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal