WHO Sebut Kondisi Wabah Virus Corona Secara Global Memburuk

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: AFP)

"Meskipun situasi di Eropa membaik, secara global keadaannya memburuk," kata Tedros, dikutip dari AFP, Selasa (9/6/2020).

Dia menambahkan, lebih dari 100.000 penambahan kasus harian dilaporkan di sembilan dari 10 hari terakhir. Pada Minggu, ada lebih dari 136.000 kasus, rekor penambahan harian tertinggi sejauh ini.

Hampir 75 persen dari penambahan harian kasus virus corona pada Minggu berasal dari 10 negara, kebanyakan di Amerika dan Asia Selatan.

Tedros menjelaskan, ada kesan kepuasan di negara-negara yang kondisinya membaik dan ini merupakan ancaman.

“Ancaman terbesar sekarang adalah rasa puas diri. (Padahal) Banyak orang di seluruh dunia yang masih rentan terhadap infeksi. Lebih dari 6 bulan dalam selama pandemi ini, ini bukan saatnya bagi negara mana pun untuk melepas pijakannya," katanya.

Dia juga memperingatkan ancaman penularan terkait demonstrasi yang marak di berbagai kawasan.

"WHO sepenuhnya mendukung kesetaraan dan gerakan global melawan rasisme. Kami menolak segala bentuk diskriminasi. Kami mendorong semua orang di seluruh dunia yang berunjuk rasa di untuk melakukannya dengan aman. Sebisa mungkin, jaga jarak satu sama lain setidaknya 1 meter, cuci tangan, tutup batuk, dan kenakan masker,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Apa Itu Virus Shamonda yang Kini Bisa Menular ke Manusia? Ini Penjelasannya!

17 hari lalu

Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

18 hari lalu

WHO Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Wabah Pes Rusia, Bikin Geger!

21 hari lalu

Kasus Pes di Rusia, Kemenkes: Belum Ada Peringatan Khusus dari WHO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal