WHO Tegaskan Cacar Monyet Bukan Covid Baru, Ini Penjelasannya

Anton Suhartono
WHO memastikan cacar monyet atau mpox bukan Covid baru (Foto: AP)

WHO menetapkan cacar monyet sebagai darurat global atau Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (PHEIC) pada 14 Agustus lalu. Ini merupakan kali kedua dalam 2 tahun WHO mengeluarkan peringatan yang sama untuk penyakit yang mengincar banyak kalangan homoseksual, terutama gay tersebut.

Kasus mpox ditemukan di 13 negara Afrika, termasuk dalam bentuk terbarunya. Infeksi virus menyebar dengan cepat dari Republik Demokratik Kongo (DRC) ke negara-negara tetangga.

Mpox bisa dapat menyebar melalui kontak dekat antar-individu. Meskipun biasanya ringan, penyakit ini bisa menyebabkan kematian. Penderita mpox mengalami gejala seperti flu serta benjolat pada kulit berisi nanah.

Wabah di Kongo dimulai dengan varian yang dikenal klade I, namun subvarian baru klade Ib tampaknya menyebar lebih mudah. Subvarian tersebut juga telah terdeteksi di Burundi, Kenya, Rwanda, dan Uganda.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Health
25 hari lalu

Kaget! Indonesia Masuk 3 Besar Negara dengan Kasus Kusta Terbanyak di Dunia

Nasional
1 bulan lalu

BPOM Raih Status WHO Listed Authority, Kini Sejajar dengan Regulator AS dan Inggris

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal