WHO Tepis Pernyataan Virus Corona Melemah

Anton Suhartono
Maria Van Kerkhove (Foto: AFP)

Senada dengan Maria, profesor penyakit menular dari London School of Hygiene & Tropical Medicine, Martin Hibberd, mengatakan studi terhadap perubahan genetik virus SARS-CoV-2, penyebab Covid-19, tidak sejalan dengan gagasan bahwa virus melemah.

"Dengan data lebih dari 35.000 genom virus, saat ini tidak ada bukti bahwa terdapat perbedaan signifikan terkait tingkat keparahan," katanya.

Sementara itu Zangrillo mengomentari polemik mengenai pernyataannya. Pria yang juga dokter pribadi mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi itu menegaskan, pernyataannya diperkuat oleh studi yang dilakukan bersama ilmuwan lain, Massimo Clementi. Hasil temuan mereka akan dipublikasikan pekan depan.

"Kami tidak pernah mengatakan virus tersebut telah berubah. Kami mengatakan interaksi antara virus dan perantara sudah pasti berubah,” tuturnya.

Hal ini bisa disebabkan oleh karakteristik virus yang berbeda.

Sementara Clementi, lanjut Zangrillo, membandingkan sampel virus dari pasien Covid-19 di rumah sakit Milan pada Maret dengan sampel dari pasien pada Mei.

"Hasilnya jelas, ada perbedaan sangat signifikan antara beban virus pasien yang dirawat pada Maret dibanding pasien yang dirawat Mei lalu,” ujar Zangrillo.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

2 hari lalu

Paus Leo XIV Segera Jalani Operasi, Vatikan Ungkap Perkiraan Waktu Pemulihan

3 hari lalu

WHO Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Wabah Pes Rusia, Bikin Geger!

6 hari lalu

Kasus Pes di Rusia, Kemenkes: Belum Ada Peringatan Khusus dari WHO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal