WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo sebagai Darurat Kesehatan Global

Nathania Riris Michico
Seorang pria divaksinasi Ebola di luar Pusat Kesehatan Afia Himbi di kota Goma, Kongo pada 15 Juli 2019. (FOTO: Pamela Tulizo/AFP )

Di Uganda terjadi beberapa kasus, termasuk dua orang yang meninggal karena penyakit tersebut - seorang anak laki-laki berusia lima tahun dan neneknya yang berusia 50 tahun.

Rwanda juga berisiko. Pekan ini seorang pendeta meninggal karena Ebola di Kota Goma, yang dihuni lebih dari satu juta orang. Kota ini merupakan pusat transportasi utama dan terletak di perbatasan Kongo-Rwanda.

WHO menyebut kasus ini sebagai "game-changer". Namun, belum ada kasus yang dilaporkan menyebar di Goma.

Apakah dunia cukup membantu?

WHO selama berbulan-bulan sudah jelas mengatakan tidak punya cukup dana untuk mengatasi masalah tersebut.

Diperlukan 98 juta dolar AS atau sekitar Rp1,3 triliun untuk mengatasi wabah selama Febuari hingga Juli. Namun WHO mengalami kekurangan 54 juta dolar AS, atau sekitar Rp753 miliar rupiah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Spesies Monyet Baru Ditemukan! Bibir Oranye Bulunya Hitam

10 hari lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

13 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

21 hari lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal