WHO Turun Tangan Selidiki Kasus Obat Batuk Sirup Tewaskan 300 Anak di 3 Negara

Anton Suhartono
WHO ikut selidiki kasus kematian akibat obat batuk sirup pada anak (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Kasus kematian anak-anak di beberapa negara akibat pengaruh obat batuk sirup menjadi perhatian keras Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Badan PBB itu ikut menyelidiki kasus ini, di antaranya mendalami hubungan antara perusahaan farmasi dengan produk mereka yang telah merenggut lebih dari 300 nyawa di tiga negara.

Seorang sumber pejabat WHO mengatakan kepada Reuters, pihaknya sedang mencari informasi lebih lanjut tentang bahan yang digunakan oleh enam produsen obat di India dan Indonesia. Selain itu WHO juga mendalami dari negara mana bahan-bahan tersebut didapat, termasuk apakah dari pemasok yang sama.

Bukan hanya itu, WHO juga mempertimbangkan apakah akan memberikan rekomendasi global untuk menilai penggunaan sirup obat batuk untuk anak-anak di saat isu keamanan terhadap produk-produk tersebut belum terselesaikan. 

Sumber itu menambahkan, para pakar WHO mengevaluasi bukti-bukti apakah produk obat batuk tersebut diperlukan untuk anak-anak atau tidak.

Rentetan kasus kematian anak akibat gagal ginjal akut dimulai dari Gambia pada Juli 2022, diikuti dengan Indonesia dan Uzbekistan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gibran Minta Jam Belajar Siswa Disesuaikan usai Asap Karhutla Ganggu Sekolah: Paling Penting Anak-Anak Sehat

10 hari lalu

Tak Bisa Sembarangan! Ini Syarat Ginjal Babi Bisa Ditanam ke Tubuh Manusia

11 hari lalu

Bukan Cuma Penyaring Racun, Catat Ini 5 Fungsi Penting Ginjal bagi Tubuh

17 hari lalu

5 Kebiasaan Sehari-hari Tanpa Disadari Bikin Ginjal Rusak, Nomor 1 dan 2 Sering Dianggap Sepele

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal