WHO: Virus Korona Unik

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: AFP)

Hasil penelitian di China menunjukkan, sebagian besar penderita mengalami gejala setelah 2 hari. Selain itu 1 persen dari total orang yang terinfeksi virus korona tak menunjukkan gejala apa apun, seperti demam dan sesak napas.

Menurut dia, studi pemeriksaan antibodi Covid-19 yang masih berlangsung pada sejumlah penderita akan memberi pengetahuan mengenai tingkat infeksi pada suatu masyarakat dari waktu ke waktu.

Saat ini lebih dari 20 vaksin sedang dikembangkan secara global dan beberapa terapi dalam uji klinis.

Dia menegaskan, virus korona bukan flu musiman sehingga dapat ditanggulangi dengan pendekatan yang komprehensif.

Namun Tedros mendesak negara-negara untuk menerapkan sistem perawatan kesehatan standar sehingga bisa menanggulangi Covid-19.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal