JENEWA, iNews.id - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut korona sebagai virus yang unik dengan karakteristik berbeda dibandingkan wabah sebelumnya.
Karena keunikannya itulah, virus yang sudah menjangkiti lebih dari 70 negara ini berbeda dibandingkan SARS, MERS, dan influenza.
"Kami paham virus dan penyakit yang ditimbulkannya ini semakin bertambah dan bertambah," kata Tedros, dikutip dari Xinhua, Rabu (4/3/2020).
Menurut dia, berdasarkan penelitian, efek penularan virus yang diberi nama Covid-19 ini tidak terlihat dan dirasakan seperti influenza. Orang-orang yang sejauh ini terinfeksi tidak merasa sakit terlebih dulu.
Kondisi ini memicu virus korona bisa menyebar lebih cepat. Orang yang sebenarnya sudah terinfeksi merasa dirinya baik-baik saja dan terus berinteraksi dengan yang lain.