WHO: Wajibkan Vaksinasi Covid-19 Akan Picu Perlawan dari Masyarakat

Arif Budiwinarto
Vaksin menjadi harapan terakhir mengatasi pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir setahun. (Foto: Ilustrasi)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan pemerintah negara-negara di dunia agar tidak mewajibkan program vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebab, mewajibkan vaksinasi dikhawatirkan memicu perlawanan dari masyarakat. 

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Imunisasi WHI, Kate O'Brien dalam konferensi pers virtual, Senin (7/12/2020) kemarin. O'Brien menyarankan jauh lebih efektif bila pemerintah memberikan penjelasan mengenai manfaat vaksin, ketimbang memaksa warganya mengikuti program vaksinasi. 

"Saya pikir mewajibkan bukan jalan untuk mencapainya, terutama untuk vaksin-vaksin ini," kata O'Brien dikutip dari AP, Selasa (8/12/2020). 

"Sebenarnya, posisi yang lebih baik adalah membujuk dan memfasilitasi vaksinasi tanpa persyaratan, saya pikir tidak membayangkan ada negara yang mewajibkan vaksinasi," lanjutnya. 

Di kesempatan yang sama, Direktur Kedaruraratan WHO, Michel Ryan, mengatakan vaksin merupakan harapan terakhir untuk keluar dari krisis Pandemi Covid-19.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Health
29 hari lalu

Kaget! Indonesia Masuk 3 Besar Negara dengan Kasus Kusta Terbanyak di Dunia

Nasional
1 bulan lalu

BPOM Raih Status WHO Listed Authority, Kini Sejajar dengan Regulator AS dan Inggris

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal