Wow, Anggota Parlemen Turki Ramai-Ramai Ingin Berangkat ke Gaza

Anton Suhartono
Para anggota parlemen Turki berencana mengunjungi Gaza sebagai bentuk dukungan nyata kepada rakyat Palestina (Foto: AP)

ANKARA, iNews.id - Sekelompok anggota parlemen Turki berencana mengunjungi Jalur Gaza, Palestina. Rencana tersebut dalam pembahasan matang mengingat situasi di wilayah itu masih sangat berbahaya.

Juru Bicara Majelis Nasional Agung Turki Numan Kurtulmus mengatakan, kedatangan delegasi parlemen Turki sebagai bentuk dukungan nyata negara terhadap rakyat Palestina yang sedang menghadapi penindasan Israel.  

"Sejak awal, kami selalu mendapat usul ini, mari kita pergi (ke Gaza) sebagai satu kelompok. Mari kita berangkat sebagai delegasi parlemen. Pada akhirnya, jika kita ingin menunjukkan bagaimana seharusnya mendukung rakyat Palestina dengan cara yang paling signifikan, kita akan melakukan ini," kata Kurtulmus, kepada stasiun televisi Habertur, dikutip Kamis (29/8/2024). 

Hanya saja dia menegaskan, perjalanan ke Gaza bukan hal mudah karena pintu perbatasan Rafah ditutup. Akses masuk hanya dari wilayah Israel.

Selain itu, situasi terkini di Gaza juga menjadi perhitungan karena perang atau serangan Zionis masih berlangsung.

"Ini semua masalah perencanaan, masalah peluang. Kita semua ingin pergi ke Gaza besok pagi, kita semua ingin memberikan dukungan terbaik kepada Palestina. Tapi kita harus berangkat dengan penuh perhitungan dan pemahaman bagaimana kita akan mencapai hasil pada akhirnya," ujarnya, seperti dilaporkan kembali Anadolu.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, saat berpidato di parlemen Turki, juga menyampikan niat untuk mengunjungi Gaza bersama sekutu-sekutunya di pemerintaha Otoritas Palestina. Namun Abbas tak mendapat izin dari Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal