Yahya Sinwar Dibunuh Israel, Hamas Akan Rahasiakan Pemimpin Berikutnya

Anton Suhartono
Hamas tak akan mengungkap identitas pemimpin baru demi alasan keamanan setelah terbunuhnya Yahya Sinwar (Foto: AP)

Khalil Al Hayya saat ini bermukim di Qatar, memimpin delegasi Hamas dalam perundingan gencatan senjata dengan Israel. Dua pejabat Hamas mengatakan, Al Hayya mengambil alih banyak tugas Sinwar sejak kematiannya. Bahkan dia dianggap sebagai kandidat kuat menggantikannya di puncak organisasi.

Satu lagi tokoh Hamas adalah Mohammed Deif, komandan sayap militer Brigade Izzuddin Al Qassam. Israel mengklaim telah membunuhnya pada Juli lalu, namun Al Qassam belum mengonfirmasinya.

Israel menuduh Sinwar sebagai dalang di balik serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang hingga saat ini. Dengan terbunuhnya Sinwar, tiga pejabat Hamas paling dicari Israel telah tereleminasi.

Meski demikian, para pakar, bahkan mantan pejabat Israel, yakin betul terbunuhnya pucuk pimpinan Hamas tak akan memengaruhi perjuangan kelompok tersebut karena mereka sudah memiliki sistem pergantian kepemimpinan yang solid. Terbunuhnya Sinwar bukan berarti Hamas melemah, bahkan justru bisa sebaliknya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

57 tahun lalu

Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa

57 tahun lalu

4 Tentara Zionis Tewas, Menteri Radikal Israel Serukan Bakar Seluruh Lebanon

57 tahun lalu

Breaking News: Israel dan Hizbullah Sepakati Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal