Yahya Sinwar Dibunuh Israel, Hamas Akan Rahasiakan Pemimpin Berikutnya

Anton Suhartono
Hamas tak akan mengungkap identitas pemimpin baru demi alasan keamanan setelah terbunuhnya Yahya Sinwar (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas tak akan mengungkap identitas pemimpin baru demi alasan keamanan. Hamas rencananya akan memilih pemimpin atau kepala biro politik yang baru pada Maret 2025.

Dua kepala biro politik Hamas gugur dibunuh Israel, yakni Ismail Haniyeh pada 31 Juli di Teheran, Iran, dan Yahya Sinwar di Rafah, Jalur Gaza, pada 17 Oktober.

Seorang juru bicara Hamas mengatakan kepada BBC, sambil menunggu pemimpin baru, kepemimpinan Hamas dijalankan oleh komite yang terdiri atas beberapa pejabat tinggi.

Hamas praktis tak memiliki pemimpin sejak Sinwar gugur oleh pasukan Israel di Rafah. Sebelum menjabat kepala biro politik Hamas menggantikan Haniyeh pada Agustus lalu, Sinwar menjabat sebagai pemimpin Hamas di Jalur Gaza.

Jubir itu menjelaskan, tugas kepemimpinan telah diserahkan kepada komite beranggotakan lima orang. Mereka adalah Khalil Al Hayya, Khaled Meshaal, Zaher Jabarin, Muhammad Darwish, dan orang kelima yang tidak disebutkan identitasnya. Setelah pemimpin baru dipilih, namanya akan dirahasiakan demi alasan keamanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Utang Israel Tembus Rp8.094 Triliun, Mantan Jenderal Peringatkan Keruntuhan Ekonomi

6 jam lalu

Netanyahu Berusaha Gugat Hasil Pemilu Israel, Eisenkot: Kehendak Rakyat Tak Bisa Dihapus!

6 jam lalu

Trump: AS Setop Bantuan Keuangan untuk Israel

1 hari lalu

Israel Serang Tenda Pengungsian di Gaza, 3 Orang Tewas Termasuk 2 Anak-anak

1 hari lalu

Qatar Kutuk Netanyahu, Tak Terima Dituduh Cawe-Cawe Pemilu Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal