"Kami sedang berusaha untuk mendapatkan tempat di mana dia bisa tinggal, tapi saat ini tak ada yang mau menerimanya," kata Mahathir.
Belakangan Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan akan mengirim surat resmi kepada Pemerintah India, berisi penjelasan bahwa pihaknya tak akan memulangkan Naik ke negara asalnya.
Menlu Saifuddin Abdullah mengatakan dia berdiskusi dengan Jaksa Agung Tommy Thomas mengenai surat tersebut.
Saat bertemu dengan Menlu India S Jaishankar di Thailand untuk KTT ASEAN ke-35, mereka mengangkat isu ini. Dari situ Jaishankar meminta Saifuddin untuk mengirim surat resmi sebagai tanggapan dari Pemerintah Malaysia.
Sementara itu KTT Kuala Lumpur 2019 merupakan pertemuan yang mengundang para pemimpin dan cendekiawan dari negara mayoritas berpenduduk muslim. Acara yang akan digelar sampai 21 Desember ini membahas berbagai isu, salah satunya nasib muslim Uighur, di Xinjiang, China.
Presiden Recep Tayyip Erdogan dilaporkan akan hadir bersama dengan pemimpin Qatar. Namun beberapa negara seperti Arab Saudi dan Pakistan menyatakan tak akan menghadiri KTT Kuala Lumpur. Raja Salman mengatakan sebaiknya permasalahan terkait umat Islam dibahas di pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).