11 Mobil Mewah Menunggak Pajak di Apartemen Penjaringan, dari Bentley hingga Lamborghini

Irfan Ma'ruf
Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Utara dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel 11 mobil mewah karena menunggak pajak yang terparkir di Apartemen Regatta, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/12/2019). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak sebelas mobil mewah terparkir di basement Apartemen Regatta Penjaringan, Jakarta Utara. Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Utara dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan sebelas mobil mewah itu belum melunasi pajak alias menunggak pajak.

Sebanyak sebelas mobil mewah itu berasal dari berbagai merek. Rata-rata mobil tersebut keluaran pabrikan Eropa. Saat inspeksi mendadak (sidak) Kamis (5/12/2019), petugas langsung menempelkan stiker tanda mobil mewah tersebut belum membayar pajak.

Dari deretan mobil mewah itu ada merek Bentley Continental. Mobil berwarna hitam keluaran Inggris itu berplat nomor polisi B 0033 LT.

Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Utara dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel 11 mobil mewah karena menunggak pajak yang terparkir di Apartemen Regatta, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/12/2019). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

Setelah dilakukan pengecekan menggunakan aplikasi, mobil tersebut telat membayar pajak. Kemudian petugas menempalkan stiker peringatan belum membayar pajak dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Kemudian KPK dan BPRD menyisir setiap mobil mewah yang berada di seluruh basement. Ditemukan lagi ada sekitar 10 mobil mewah. Sama seperti mobil sebelumnya, mobil-mobil mewah tersebut juga disegel.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Geledah Kantor Bupati Cilacap, KPK Sita Ponsel Berisi Pesan Pengumpulan Uang Pemerasan THR

Nasional
12 jam lalu

KPK Sita Uang Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong terkait Suap Proyek

Nasional
18 jam lalu

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka dari Pihak Swasta dalam Kasus Kuota Haji 

Nasional
2 hari lalu

KPK Ungkap Alasan Periksa Bupati Cilacap di Banyumas usai OTT, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal