194.000 NIK Warga DKI Akan Dinonaktifkan Mulai Maret 2024, Ini Penjelasannya

Danandaya Arya Putra
Ilustrasi kartu keluarga. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta akan menonaktifkan 194.000 NIK warga Jakarta. Kebijakan itu mulai berlaku pada Maret 2024.

"Iya kita lakukan (sosialisasi) ini sampai bulan Maret 2024. Jadi Maret 2024 kita akan nonaktifkan," ucap Kepala Disdukcapil DKI Jakarta Budi Awaluddin,  Kamis (4/5/2023).

Perlu diketahui, terdapat 16 digit NIK yang berbeda di KTP. Enam nomor awal merupakan kode wilayah, meliputi dua nomor awal merupakan kode provinsi, dua nomor selanjutnya kode kabupaten/kota dan dua digit ketiga kode kecamatan.

Budi Awaluddin menegasakan yang akan dinonaktifkan adalah NIK warga Jakarta, bukan KTP. Mereka semua tetap memiliki NIK yang sama saat pertama kali mendaftar.

"Penonaktifan NIK bagi Warga DKI Jakarta yang secara dejure ber-KTP berdokumen DKI Jakarta namun secara de facto tidak tinggal di Jakarta," kata Budi.  

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Curah Hujan Masih Tinggi, Pramono Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta

Nasional
9 hari lalu

Selain Kalsel, KPK Juga OTT di Jakarta

Megapolitan
17 hari lalu

Kabar Baik, Korban Banjir di Jakarta Dapat Berobat Gratis

Megapolitan
24 hari lalu

Realisasi Investasi DKI Jakarta sepanjang 2025 Tembus Rp270,9 Triliun, Didorong Kemudahan Perizinan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal