4 Anak di Kota Bogor Meninggal Dunia karena DBD

Antara
Ilustrasi DBD. (Foto: Okezone)

Dari hasil cek darah di laboratorium, kata dia, akan diketahui berapa trombosit pasien yang demam. “Ini akan menjadi indikator, si pasien terkena DBD atau tidak,” katanya.

Retno menuturkan, setelah cek laboratorium dan diketahui trombosit pasien menurun, yang bersangkutan harus dirawat di rumah sakit, dengan diberi cairan infus. “Pasien juga harus terus dipantau kondisinya, karena pada hari keempat biasanya masuk fase kritis, pasien dijaga agar tidak drop,” ucapnya.

Jika pasien sudah drop dan dalam kondisi dengue shock syndrome disertai pendarahan baru dibawa ke rumah sakit, itu akan membuatnya sulit ditolong.

Retno pun berpesan kepada warga Kota Bogor untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dengan melakukan tiga hal yakni menguras bak, menutup tempat air, serta mengubur benda-benda yang bisa digenangi air. “Karena siklus hidup nyamuk Aedes Aegepty penyebab DPD itu bertelur dan menjadi jentik di air bersih,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Health
18 hari lalu

Waspada Penyakit ISPA hingga Demam Berdarah Bakal Meningkat akibat Godzilla El Nino April 2026

Nasional
26 hari lalu

Kasus DBD Masih Tinggi, Indonesia Catat Lebih dari 1 Juta Kasus

Megapolitan
26 hari lalu

Jadwal Imsak Bogor Hari Ini Minggu 15 Maret 2026 Beserta Waktu Salat

Health
28 hari lalu

Indonesia Jadi Negara Pertama Jalankan Aliansi Lawan Dengue, Ini Aksi Nyatanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal