JAKARTA, iNews.id - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara (Jakut) dan Kepulauan Seribu mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Pasalnya, 65 kebakaran terjadi di wilayah tersebut sepanjang 1 Juli-15 September 2026.
"Sebanyak 35 kejadian di antaranya terjadi di lokasi terbuka, seperti alang-alang dan tumpukan sampah," ujar Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu Budi Haryono, Rabu (16/9/2026).
Budi menjelaskan, kelalaian membuang puntung rokok dan kebiasaan membakar sampah menjadi hal yang perlu diwaspadai, terutama di area yang dipenuhi materiel kering dan mudah terbakar.
"Musim kemarau membuat material mudah terbakar. Kami minta warga tidak membuang puntung rokok masih menyala dengan sembarangan dan tidak membakar sampah," tutur dia.
Menurutnya, upaya pencegahan kebakaran harus dimulai dari lingkungan terkecil. Masyarakat juga diminta saling mengingatkan serta menjaga area sekitar tetap bersih dari material yang mudah terbakar.