AJI Jakarta dan LBH Pers Kecam Kekerasan Wartawan saat Liput Dapur MBG di Jaktim

Ari Sandita Murti
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Istimewa)

"Apalagi, kasus ini terjadi terjadi ketika jurnalis sedang meliput program MBG yang belakangan sedang bermasalah sekaligus menyebabkan keracunan massal," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LBH Pers Mustafa Layong menambahkan kekerasan terhadap jurnalis bukan hanya serangan terhadap individu. Dia menegaskan serangan terhadap pers merupakan ancaman bagi pelaksanaan hak publik untuk mengetahui dan mengevaluasi program pemerintah.

"Negara tidak boleh membiarkan peristiwa seperti ini berulang. Praktik impunitas hanya akan memperburuk iklim kebebasan pers di Indonesia. Oleh karena itu, kepolisian harus segera bertindak cepat, transparan, dan adil dalam penanganan kasus ini," katanya.

Sebelumnya, dua wartawan mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat hendak meliput kegiatan di SPPG Gedong 2, Jakarta Timur, yang menyediakan layanan MBG.

Wartawan Wartakota, M dan jurnalis MNC, RH semula datang ke lokasi untuk mencari informasi terkait kasus keracunan yang dialami puluhan siswa SD.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
10 bulan lalu

Reaksi Pramono soal 20 Siswa SD di Pasar Rebo Jaktim Diduga Keracunan MBG

10 bulan lalu

21 Siswa SD di Jakarta Timur Diduga Keracunan MBG

10 bulan lalu

Wartawan Dicekik saat Meliput Dapur MBG di Jakarta Timur

22 jam lalu

BGN Ungkap Wacana Anak Orang Kaya Tak Dapat MBG Masih Dikaji, Target Rampung 1 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal