Anggaran 2021 DKI Diprioritaskan Tangani Banjir, Dampaknya Dirasakan 2 Tahun Lagi

Bima Setiyadi
Ilustrasi, antisipasi banjir dengan pengerukan sampah bercampur lumpur di Banjir Kanal Barat (BKB). (Foto: Antara).

Saat ini kapasitas kali atau sungai eksisting yang ada hanya menampung 950 m3 per detik. Sedangkan rata-rata banjir tahunan debit airnya mencapai 2.100-2.650 m3 per detik. Bahkan, awal 2020 mencapai 3.389 m3 per detik.

Menurutnya, Pemprov DKI perlu meningkatkan lahan hijau dan serapan air. Dia meyakini Pemprov sangat mengetahui jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) hanya 9,98 persen, padahal hanya dibutuhkan untuk menyerap air di DKI sebesar 30 persen.

"Mau mengandalkan sumur resapan yang nyatanya baru dibangun 1.772 titik dari 1,8 juta titik yang dibutuhkan. Tentu itu hal yang mustahil untuk menghilangkan genangan dalam 6 jam," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 jam lalu

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Damkar Kesulitan Padamkan Api karena Pompa Tak Berfungsi

16 jam lalu

Waspada! Banjir Rob Mengintai di Sejumlah Wilayah Pesisir hingga Awal September 2026

2 hari lalu

Presiden Korsel Lee Sampaikan Belasungkawa Gempa Dahsyat NTT, malah Dikritik Netizen

3 hari lalu

3 Embung di Jaksel Rampung, Diklaim Bisa Minimalkan Risiko Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal