Anies Akui Data Penerima Bansos Bermasalah: Yang Mengatakan Butuh Jauh Lebih Banyak

Felldy Aslya Utama
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan pers mengenai PSBB di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/4/2020). (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id - Penyaluran bantuan sosial (bansos) di sejumlah wilayah di DKI Jakarta bermasalah. Banyak warga yang protes karena masuk dalam kategori miskin tidak mendapat bantuan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui data penerima bansos merupakan data lama. Dia mengatakan, virus Corona atau Covid-19 menyebabkan warga yang sejatinya tidak tergolong miskin kini membutuhkan.

"Yang mengatakan butuh jauh lebih banyak daripada yang ada di lapangan. Kenapa itu terjadi? Karena banyak tidak memiliki pekerjaan, banyak yang warungnya tutup," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2020).

Anies mengatakan pendataan by name dan by address memang perlu dikoreksi. Dia menyebut Ketua RW bisa melakukan distribusi ulang dengan membuat berita acara.

"Intinya kita ingin membantu semua dengan data yang sudah ada bertahun-tahun," kata Anies.

Dia mengatakan cek lapangan sebelum memberi bantuan akan memakan waktu. Mantan Rektor Paramadina ini memilih untuk terus menyalurkan bansos sambil melakukan evaluasi.

"Daripada dibalik cek dulu ke lapangan, nanti bantuan nggak sampai sesegera mungkin," kata Anies.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

Dinas LH DKI Buka 264 Loker Padat Karya, Berikut Cara Daftarnya

6 hari lalu

Realisasi Belanja APBD DKI Baru 54,39 Persen, Pramono Ingin Hilangkan Tradisi Menumpuk di Akhir Tahun

7 hari lalu

Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker

10 hari lalu

Bekali Kesiapan Diri, 300 Remaja Jakarta Ikuti Bimbingan Pra Perkawinan Bimas Buddha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal