Anies Ubah Konsep Taman Kota Jadi Park : Tujuannya Terjadi Interaksi Warga

Faieq Hidayat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan konsep taman kota yang dibangun di Jakarta. (Foto akun Youtube Anies Baswedan).

Kini konsep taman, kata dia ubah menjadi tempat bermain untuk interaksi warga. Taman yang dibangun bukan konsep Garden tapi Park. 

"Kita ubah tidak untuk ditonton tapi sebagai tempat bermain, tujuannya terjadi interaksi warga. Ini kita dorong bersama, kita bangun bukan Garden tapi Park," ujar dia.

Selain taman, kata dia membangun trotoar sepanjang 241 kilometer. Sebab trotoar juga merupakan tempat interaksi warga. 

"Warga juga ada yang berjalan kaki dari tempat kerja ke rumah. Ketika ada festival hari besar keagamaan ruang ketiga seperti trotoar dipakai untuk itu, bicara trotoar dibayangkan bukan menjalani dari satu titik ke titik lain membuat perjalanan sebagai pengalaman," jelas dia.

Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga menata delapan stasiun mulai Tanah Abang, Senen hingga Manggarai. Tujuannya agar orang turun dari KRL bisa berinteraksi. 

"Mengkonversi semula untuk kendaraan roda empat dan motor menjadi untuk penjalan kaki, itu dilakukan di Dukuh Atas. Ini contoh membangun ruang ketiga," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pramono bakal Temui Mendagri, Pastikan Obligasi Daerah Tak Bebani Gubernur Selanjutnya

17 hari lalu

Pramono Minta Tarif LRT Jakarta Pegangsaan Dua-Manggarai Terjangkau bagi Masyarakat

17 hari lalu

Daya Tampung TPST Bantargebang Menurun, Tumpukan Sampah Menggunung di Sejumlah Titik Jakarta

2 bulan lalu

Anies Baswedan Bagikan Kabar Bahagia, Sang Putri Sulung Lulus Pascasarjana Harvard

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal