Asap Karhutla Masuk Jakarta, Pramono: Memang 2-3 Hari Kondisi Udara Memburuk

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui kualitas udara di Jakarta memburuk 2-3 hari karena asap karhutla. (Foto: iNews.id)

Meski demikian, Guswanto menjelaskan, pemantauan satelit hanya menunjukkan keberadaan atau sebaran asap di atmosfer. Data tersebut belum secara langsung menggambarkan tingkat konsentrasi polutan di permukaan yang dihirup masyarakat.

Dia menyebut pergerakan asap di Pulau Jawa terpantau mengarah ke tenggara hingga barat. Karena itu, pemantauan lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah konsentrasi asap di permukaan Jakarta meningkat atau asap hanya melintas di lapisan atmosfer atas.

“Sehingga perlu terus dipantau apakah konsentrasi asap di Jakarta benar-benar meningkat di permukaan atau hanya melintas di lapisan atmosfer atas,” ujarnya.

Guswanto menegaskan, penilaian risiko kesehatan masyarakat perlu mengacu pada data kualitas udara aktual, termasuk konsentrasi PM2.5 dan indeks kualitas udara atau AQI, bukan hanya citra satelit sebaran asap.

“Yang paling menentukan risiko kesehatan adalah data kualitas udara (PM2.5/AQI) saat itu, bukan hanya citra satelit sebaran asap,” tuturnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 jam lalu

Tak Cuma Jakarta, Asap Karhutla juga Terdeteksi Masuk Banten hingga Jabar

8 jam lalu

Asap Karhutla Masuk Jakarta, Pramono Siagakan 31 Rumah Sakit dan 44 Puskesmas

16 jam lalu

BMKG: Asap Karhutla Sudah Masuk Jakarta

21 jam lalu

Udara Jakarta Memburuk 3 Hari Terakhir, Pramono: Saya Tak Mau Salahkan Siapa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal