TANGERANG, iNews.id - Warga di Jalan Tanah Seratus, RT 3 RW 5, Kecamatan Ciledug, Tangerang terkejut dengan peristiwa seorang ayah berinisial S (30) yang menyimpan jasad bayinya di dalam kulkas. S beserta istrinya terkenal sebagai warga yang tertutup selama tinggal di indekos .
Salah satu tetangga, Anita mengatakan dirinya mengetahui bayi S meninggal pada Selasa (4/7/2023). Diketahui, bayi S meninggal pada Minggu, (2/7/2023), namun keberadaannya baru diketahui dua hari setelahnya di dalam kulkas.
"Enggak tahu, tahunya pas Selasa pagi," ucapnya, Kamis (6/7/2023).
Anita menuturkan S dan istrinya juga jarang berkomunikasi dengan para tetangga. Sehingga, Anita pun tak mengetahui latar belakang mereka termasuk pekerjaannya.
"Saya enggak tahu. dia paling cuma keluar naik motor sama lakinya abis itu pulang lagi enggak mampir," katanya.
Sebelumnya diberitakan, S terpaksa menyimpan jasad bayinya di dalam kulkas karena tak punya biaya untuk pemakaman. Dari informasi, bayi S meninggal dalam kandungan ibunya pada usia 8 bulan.
Terkait dengan kondisi ekonomi tersebut, Anita pun tak mengetahui jelas lantaran mereka tertutup.
"Enggak ngerti. Saya enggak pernah tahu soal dia lebih ke situnya. Tapi kalau jajan memang di warung saya dan enggak pernah ngutang. Dia juga sering belanja online," katanya.
Menurut Anita, indekos yang ditinggali S beserta keluarganya tergolong murah hanya Rp500.000 sampai Rp600.000.
"Sama bayar airnya Rp30.000," ucapnya.
S kata dia sudah sekitar setahun menempati indekos tersebut bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil. Hal senada disampaikan oleh tetangga indekos S, Yusrizal. Dia yang tinggal bersebelahan dengan S pun tak mengetahui soal kehidupan pria 30 tahun tersebut.
"Saya tuh tahunya 4 hari lalu polisi datang ke sini. Saya masuk tanya polisi ada apa Pak, gak ada apa-apa, cuma ada bayi meninggal saja. Dia (polisi) bilang gitu. Ya sudah aman," ujarnya.