Bakteri Difteri di Jakarta Menyebar dari Kosambi

Ilustrasi imunisasi terhadap anak (Foto: DOK/iNews.id)

Lebih lanjut, Koesmedi mengatakan, dari analisis Dinkes DKI, ke-25 warga yang terserang difteri tersebut belum pernah diimunisasi. Jadi, ketika tingkat kekebalan tubuh korban sedang menurun, bakteri difteri dengan mudah menyerang.

Khusus kepada orang tua, Dinkes meminta untuk memastikan apakah anak sudah menerima imunisasi lengkap sesuai jadwal termasuk vaksin difteri. Jika dirasa belum lengkap, maka segera dilengkapi. Sebab bisa jadi anak akan memiliki risiko terkena difteri saat dia dewasa.  Koesmedi pun mengimbau kepada warga untuk proaktif mengikuti program imunisasi yang diterapkan pemerintah.

“Imunisasi harus diikuti dalam tiga tahap, bulan pertama, bulan kedua, dan bulan keenam,” tegasnya.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Megapolitan
6 hari lalu

Pramono Bersyukur WFH Ditetapkan Hari Jumat Bukan Rabu, Ada Apa?

Nasional
9 hari lalu

Kemenkes Konfirmasi Dokter Andito Mohammad Wibisono Meninggal Dunia akibat Campak

Nasional
23 hari lalu

Kemenkes Imbau Tak Pegang Bayi saat Silaturahmi Lebaran demi Cegah Campak!

Nasional
25 hari lalu

Pernyataan Lengkap Menkes Budi soal Harga Obat RI Super Mahal, hingga Dugaan Korupsi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal