BEKASI, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Jawa Barat mengatakan seluruh titik banjir yang berada di enam kecamatan telah surut pada Minggu (25/10/2020) malam. Kini warga bergotong-royong membersihkan rumah yang sempat terendam air mulai dari 60-200 sentimeter.
Koordinator Satgas BPBD Kota Bekasi Karsono mengatakan pengungsi di Gudang BNPB di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih dan beberapa wilayah lainnya juga telah pulang. BPBD ikut turun membantu warga membersihkan sisa banjir.
”Sudah dari malam surut semua, kami bersama warga sedang membersihkan sisa–sisa kotoran luapan banjir yang masuk ke permukiman warga,” katanya di Bekasi, Senin (26/10/2020).
Karsono menjelaskan banjir yang melanda Kota Bekasi dipicu hujan deras di Bogor yang mengakibatkan ketinggian air di Sungai Cileungsi dan Cikeas meluap. Sungai Bekasi pun ikut meluap dan membanjiri enam kecamatan.
Luapan Sungai Bekasi itu mengakibatkan 27 rumah di RT 01 dan 02 Kelurahan Bantar Gebang terendam air hingga ketinggian 1,5 meter. Akibatnya ada 109 jiwa yang terdampak.
Di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih banjir merendam enam perumahan warga dan 1.500 kepala keluarga (6.000 jiwa) terdampak banjir tersebut. Pertama, Perumahan Pondok Gede Permai, Perumahan Villa Jatirasa, Komplek AL, Perumahan Kemang IFI, Perumahan Pondok Mitra Lestari, dan Komplek Jatiasih Indah. Rata-rata banjir berketinggian 30 sentimeter sampai dua meter.
Di Kecamatan Bekasi Selatan daerah yang terdampak banjir yaitu Perum Depnaker dan Perum Jaka Kencana di Kelurahan Jaka Setia. Air menggenangi perumahan warga mulai dari ketinggian 50-100 sentimeter. Sementara di lokasi ini ada dua fasilitas sosial yang terdampak seperti puskesmas dan masjid.