Anies juga memerintahkan agar keamanan tempat tinggal dan jalanan dijaga. Warga mesti dijauhkan dari bahaya listrik, pohon tumbang, dan semacamnya. Kelancaran lalu lintas dan mobilitas warga di jalanan juga jangan sampai terganggu.
Tidak hanya itu, transportasi publik juga harus diamankan. Bila ada rute kendaraan umum yang terkendala banjir, Anies meminta segera disiapkan rute alternatif. Kepada para wali kota, camat, dan lurah, mereka harus memastikan warganya mendapat update informasi secara valid terus-menerus.
Anies juga berpesan kepada warga Jakarta agar menjaga kesehatan, keselamatan, dan keamaanan diri mereka. Ini penting agar mereka dapat bekerja dan warga terselamatkan. Menurut Anies, curah hujan tidak dapat dikendalikan, namun dampaknya dapat ditangani.
”Pemprov DKI Jakarta harus hadir. Pemprov DKI Jakarta harus ambil sikap bertanggung jawab dan kita tunjukkan kepada seluruh warga bahwa seluruh jajaran turun tangan. Kita hadapi dan kita selesaikan masalah yang ada sekarang ini dengan sebaik-baiknya,” kata dia.
”Insya Allah kita diberi kemudahan sehingga bisa menanggulangi permasahalan banjir ini sesegera mungkin. Camkan pesan ini dan segera laksanakan, semoga Allah SWT mengiringi, memudahkan dalam menjalankan tugas yang mulia ini.”
Banjir merendam berbagai kawasan Jakarta setelah hujan deras mengguyur terus-menerus sejak Selasa (31/12/2019) kemarin. Di sejumlah titik, ketinggian air mencapai 50 cm, bahkan lebih. Banjir juga menyebabkan moda transportasi publik terganggu.