Buru Pelaku, Polisi Lacak Rekening Crypto Peneror Bom Sekolah Internasional

Putranegara Batubara
Ilustrasi polisi lacak rekening cyrpto peneror bom sekolah internasional. (Foto: dok Freepik/master1305)

“Hasil koordinasi menunjukkan, alamat crypto itu tidak ada di bursa lokal. Artinya bisa jadi palsu, atau menggunakan exchange luar negeri,” ucapnya.

Sebelumnya, teror ancaman bom kembali bikin geger. Setelah insiden di Tangerang Selatan, kini giliran sekolah internasional di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menjadi sasaran.

Tak tanggung-tanggung, pelaku meminta tebusan sebesar 30.000 dolar AS atau sekitar Rp480 juta yang harus dibayar lewat mata uang kripto. Pesan bernada ancaman itu diterima pihak sekolah pada dini hari, Rabu (8/10/2025).

Ancaman serupa juga terjadi di dua sekolah internasional wilayah Tangsel pada Selasa, 7 Oktober 2025. Dua lokasi yang menerima ancaman adalah Jakarta Nanyang School di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, dan Mentari Intercultural School di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
19 hari lalu

38.796 Rekening Terindikasi Judol, OJK Minta Bank Periksa Pemilik Rekening

31 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp3,8 Triliun untuk Rekening Gratis 76 Juta Warga Usia 17 Tahun ke Atas

1 bulan lalu

MNC Sekuritas Resmikan Ruang Galeri Investasi, Dorong Pembukaan 1.000 Rekening Efek di MNC University

1 bulan lalu

Warga Usia 17 Tahun bakal Otomatis Punya Rekening, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal