Bus AKAP di Terminal Pulogebang Batasi Penumpang Maksimal 15 hingga 17 Orang

Antara
Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur bersiaga mengawasi kapasitas angkut bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulogebang, Jumat (10/4/2020). (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur maksimal hanya mengangkut 15-17 penumpang, Jumat (10/4/2020). Jumlah penumpang tersebut hanya separuh dari biasanya.

Kepala Satuan Pelaksana Operasional dan Kemitraan Terminal Terpadu Pulogebang Afif M mengatakan pengurangan jumlah penumpang sesuai penerapan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) penanganan virus corona (Covid-19) di Jakarta yang mulai berlaku hari ini.

"Hari ini PSBB resmi berlaku dan sesuai ketentuan, kapasitas angkut bus umum maksimal 50 persen. Yang melebihi itu tidak akan kita berangkatkan," ujar Afif di Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Dia menturukan, sebelum PSBB diterapkan setiap bus mengangkut penumpang hingga 32 orang.

Sementara sejumlah petugas berpatroli di sekitar lokasi transit bus serta ruang tunggu penumpang. Patroli gelar untuk memastikan kapasitas angkut sesuai aturan PSBB.

Selain itu petugas di pintu keluar terminal juga disiagakan untuk mengawasi kendaraan yang keluar ataupun masuk terminal.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

1 bulan lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

2 bulan lalu

Lomba 17-an Tak Biasa, Perempuan di Terminal Kalideres Adu Kuat Tarik Bus AKAP 20 Ton

5 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal