JAKARTA, iNews.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta menghentikan sementara operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu yang berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Penghentian ini dilakukan akibat cuaca buruk yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem yang ditandai curah hujan tinggi serta gelombang laut yang cukup besar. Dishub Jakarta menegaskan langkah ini bersifat antisipatif demi meminimalkan risiko kecelakaan di laut.
Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan Dishub Jakarta, Muhamad Wildan Anwar, mengatakan keputusan penghentian operasional kapal cepat mengacu pada informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta belum diterbitkannya izin berlayar oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muara Angke.
"Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG dan hasil pemantauan di lapangan, kondisi perairan saat ini belum memungkinkan untuk pelayaran kapal cepat menuju Kepulauan Seribu," ujarnya dalam keterangan resmi Pemprov Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Wildan menjelaskan, terdapat empat lintasan utama kapal cepat Dishub DKI Jakarta yang untuk sementara waktu tidak beroperasi. Pertama, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Lancang-Pulau Payung-Pulau Tidung. Kedua, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Pari-Pulau Panggang-Pulau Pramuka.
Ketiga, lintasan Muara Angke-Pulau Pari-Pulau Pramuka-Pulau Kelapa. Keempat, lintasan Muara Angke-Pulau Kelapa-Pulau Sabira.