Diperiksa 11 Jam soal Formula E, Anies: Saya Senang Bisa Membantu KPK

Ariedwi Satrio
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi keterangan usai diperiksa selama 11 jam oleh KPK terkait Formula E, Rabu (7/9/2022). (Foto: MPI/Ariedwi Satrio)

"Itu tadi kami diminta untuk memberikan bantuan keterangan dan sudah disampaikan. Insya Allah dengan keterangan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang sehingga isu yang sedang didalami akan bisa menjadi terang benderang dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengakui pihaknya mengundang Anies Baswedan untuk diminta keterangan terkait penyelidikan Formula E. Salah satu yang bakal diklarifikasi ke Anies soal proses perencanaan Formula E.

"Waduh, daftar pertanyaannya kan saya enggak ngerti. Tapi kan lebih kurangnya terkait proses perencanaan kan begitu. Jadi awalnya seperti apa sih misalnya? Tawaran dari mana? Kemudian direncanakan? Kemudian penganggarannya? Kemudian pelaksanaannya sampai dengan pertanggungjawabannya," ujarnya.

Alex menjelaskan, tim penyelidik ingin mengetahui lebih detail bagaimana proses perencanaan hingga pelaksanaan Formula E yang telah dilangsungkan di Jakarta. Untuk diketahui, ajang balap Formula E telah berhasil digelar pada 4 Juni 2022 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC).

"Nah kan itu sudah terlaksana nih, yang pertama kan seperti itu, kita pengin tahu juga bagaimana pelaksanaannya apakah kemarin mendapatkan keuntungan? Karena kalau tujuannya bisnis pasti kan pertimbangannya ini nanti mendapatkan keuntungan, banyak wisatawan yang datang menginap, menumbuhkan ekonomi, kan seperti itu yang perlu kita klarifikasi. Bagaimana penganggarannya?," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

KPK: 1 Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji Ada di Arab Saudi

Nasional
4 jam lalu

KPK Perpanjang Penahanan Eks Menag Yaqut, Kasus Korupsi Kuota Haji Berlanjut

Nasional
6 jam lalu

Kasus Suap Ditjen Bea Cukai, KPK Panggil Pengusaha Rokok

Nasional
6 jam lalu

Kata Eks Menag Yaqut Disebut KPK Terima Uang 30.000 Dolar AS terkait Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal