Setelah harga disepakati, pembeli tersebut mengajaknya masuk ke dalam gang yang agak gelap.
"Begitu masuk ke tempat agak gelap, tiba-tiba datang lagi 3 orang, temannya pembeli. Korban ini dipaksa, ditakut-takutin sama temennya pembeli itu. Ngakunya sebagai anggota (aparat) juga," katanya.
Para pelaku yang datang sebagai teman dari pembeli itu menuduh jika korban menjual motor bodong. Di bawah ancaman, lantas para pelaku mengambil paksa dua sepeda motor milik korban berikut handphone yang digunakan.
"Karena tiga orang korban ini pendatang, ya akhirnya takut. Dirampas motornya, seolah-olah pelaku ini seperti anggota (kepolisian). Jadi ada 2 motor yang diambil sama para pelaku," katanya.
Setelah berhasil merampas kendaraan dan handphone, para pelaku kemudian meneriaki ketiga korban sebagai maling hingga mengundang perhatian warga. Korban lari berhamburan hingga naik ke atap rumah.