Dukung Larangan Mudik, Pemkot Bogor: Agar Tak Ganggu Belajar Tatap Muka

Haryudi
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan larangan mudik didukung agar tidak mengganggu rencana sekolah tatap muka pada Juli 2021. (Foto: MNC Portal Indonesia/Haryudi)

Menurut Dedie, memang momentum ini salah satu ujian besar yang harus dihadapi pemerintah. Apalagi, saat ini pemerintah sudah melakukan vaksinasi kepada sebagian masyarakat. Jangan sampai, lonjakan kasus ini menyia-nyiakan usaha yang sudah dilakukan selama ini.

"Jangan sampai Kota Bogor yang saat ini statusnya zona oranye, kembali ke zona merah. Nanti yang lain bulan Juli bisa sekolah tatap muka, kita tidak bisa karena status kita zona merah. Jangan sampai. Pengecualian tentu ada, kalau memang logis dan mendesak tentunya akan kami pertimbangkan," tuturnya.

Terakhir kata Dedie, untuk mudik lokal yakni di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) masih dipersilakan. Karena menurutnya, Jabodetabek sudah menjadi satu area pandemi bersama.

"Jadi satu rumah, tidak ada istilah mudik di Jabodetabek. Tapi lebih kepada mobilitas warga," kata Dedie.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Materi Pencegahan LGBTQ Segera Masuk Pelajaran Agama, Kemenag Targetkan Selesai Agustus

5 hari lalu

Pemprov Jakarta Hanya Bisa Perbaiki 11 dari 22 Sekolah Rusak di 2026, Pramono Ungkap Alasannya

6 hari lalu

SDN Tanggirejo Grobogan Diperbaiki, Kepala Sekolah: Terima Kasih Presiden Prabowo

8 hari lalu

MNC Peduli dan Smile Train Indonesia Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Gandeng RS Azra Bogor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal