Harga Beras Meroket, Pedagang di Bogor Menjerit: Pembeli Jauh Berkurang

Putra Ramadhani Astyawan
Pedagang beras di Bogor terdampak akibat kenaikan harga beras (Foto: Putra Ramadhani)

“Kalau stok, kita sekarang gak stok banyak-banyak karena dengan harga kenaikan ini butuh penambahan modal jadi kita kurangi stok,” kata Rudi, karyawan agen beras lainnya.

Meskipun jumlah pembeli tidak berkurang secara signifikan, daya beli masyarakat menurun drastis akibat kenaikan harga beras ini.

“Kalau secara orang gak berkurang, tapi daya beli berkurang,” tutur Rudi.

Baik Yudi maupun Rudi mengaku tidak mengetahui pasti penyebab dari kenaikan harga beras ini. Terlebih, kenaikan ini terjadi menjelang bulan suci Ramadhan, di mana harga kebutuhan pokok biasanya naik.

“Kita gak tau nih nanti bulan puasa harga masih segini atau turun atau lebih mahal lagi kita gak tahu,” kata Rudi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Stok Beras di Papua 17.000 Ton, Bulog bakal Tingkatkan 3 Kali Lipat: Kualitasnya Terjaga!

57 tahun lalu

Kutu Beras Serbu Permukiman Warga di Karawang, Bulog Langsung Gerak Cepat

57 tahun lalu

Bos PLN Ungkap Harga Listrik PLTS Bisa Lebih Mahal gegara Hal Ini

57 tahun lalu

Purbaya Beri Sinyal Pajak Marketplace Berlaku Mulai Juli 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal