"Maka spirit untuk jaga Jakarta ini tetap kita lanjutkan dan mudah-mudahan Jakarta tetap dalam kondisi yang terkendali dengan baik," katanya.
Dia menyebut perekonomian Jakarta pada triwulan II 2026 tumbuh sebesar 5,52 persen dan memberikan kontribusi 16,32 persen terhadap perekonomian nasional. Sementara itu, tingkat inflasi Jakarta tercatat 2,5 persen.
Menurut Pramono, capaian tersebut harus menjadi dorongan bagi Pemprov DKI untuk memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Selain sektor ekonomi, Pemprov DKI juga terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut tercermin dari indeks pembangunan manusia (IPM) Jakarta pada 2025 yang mencapai 85,05.
Untuk meningkatkan kualitas SDM, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas melalui berbagai program, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga pemutihan ijazah.