Iklan Film Kontroversial Aku Harus Mati Dicopot, Ini Penjelasan Produser

Ravie Wardani
Pemprov Jakarta menertibkan materi iklan film horor yang dinilai terlalu menyeramkan (dok. Pemprov Jakarta)

JAKARTA, iNews.id -Film horor 'Aku Harus Mati' menjadi sorotan setelah judulnya dianggap provokatif. Begitu pula dengan pemasangan iklan film berupa billboard di sejumlah titik keramaian yang menuai beragam reaksi dari masyarakat. 

Menanggapi hal tersebut, Produser Pelaksana Film Aku Harus Mati, Iwet Ramadhan, akhirnya buka suara. Iwet menegaskan, penurunan billboard tersebut memang sudah sesuai rencana sejak awal, bukan semata-mata karena tekanan publik.  

"Jadi per malam ini (4 April) kami turunkan materinya supaya tanggal 5 April selesai, karena kami akan lanjut masuk ke fase berikutnya untuk promosinya," ujar Iwet Ramadhan dalam wawancara daring belum lama ini.

Iwet mengaku memantau dinamika yang terjadi di media sosial. Dia menilai respons publik berada di luar kendali tim produksi, meski niat awalnya untuk menyampaikan pesan sosial. 

"Respons masyarakat itu kan sesuatu yang tidak bisa kita kontrol ya. Kita punya niat apa, kita punya maksud apa, tapi responsnya itu tidak pernah bisa kita kontrol, sehingga ya ketika kemudian ini terjadi kita juga mengamati," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
24 menit lalu

Film Horor Suanggi: Ilmu Kutukan Terinspirasi Kisah Nyata Masyarakat Indonesia Timur

18 jam lalu

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis Angkat Hubungan Ibu dan Anak, Lagu Sheila On 7 Jadi Penguat Emosi

23 jam lalu

Perbedaan Film Horor Perumahan Laddaland dengan Versi Asli, Awi Suryadi: Horornya Bikin Nangis

1 hari lalu

Film The Odyssey Resmi Tayang di Bioskop Hari Ini, Simak Sinopsisnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal