Iklan Film Kontroversial Aku Harus Mati Dicopot, Ini Penjelasan Produser

Ravie Wardani
Pemprov Jakarta menertibkan materi iklan film horor yang dinilai terlalu menyeramkan (dok. Pemprov Jakarta)

Dia juga menekankan, seluruh materi promosi, termasuk konten yang ada di billboard telah melewati prosedur resmi. Dia mengklaim bahwa pihaknya mematuhi regulasi yang berlaku. 

"Semua materi kita sudah dievaluasi sama mereka (Lembaga Sensor Film), sudah dievaluasi lalu kemudian diberikan persetujuan untuk semua materi promo kita. Itu semua harus diketahui oleh LSF dan ini akhirnya ya kami pikir regulatornya sudah memberikan izin, ya kita ikut," kata Iwet.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku telah mendapatkan laporan dari anak buahnya soal iklan atau baliho film berjudul 'Aku Harus Mati'. Pihaknya telah menertibkan baliho tersebut karena dianggap memberikan dampak buruk di ruang publik. 

"Di lapangannya kami sudah melakukan koordinasi dengan KPI DKI Jakarta dan Satpol PP dan termasuk biro iklan, baliho tersebut sudah kami turunkan," kata Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Dia meminta kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Menurutnya, pemasangan iklan sensitif demi menarik perhatian publik bisa menimbulkan dampak yang tidak baik bagi masyarakat.

"Prinsipnya adalah ini tidak boleh terulang kembali, yang seperti ini hanya untuk menarik (perhatian) publik, kemudian memasang iklan yang sensitif dan ini berdampak bagi masyarakat," ucapnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
14 jam lalu

VISION+ Hadirkan Line Up Series Horor Terbaru POTE, Intip First Looknya Berikut

6 hari lalu

Penampakan Bioskop Mini Pemprov Jakarta, Ditargetkan Ada di Tiap Rusun dan Pasar

24 hari lalu

Bikin Merinding! Film Perumahan Laddaland Suguhkan Teror KPR yang Horor Banget

24 hari lalu

100% Manusia Film Festival 2026 Resmi Dibuka! Suguhkan 86 Film Gratis dari 21 Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal