Kendati demikian, Pras menjelaskan, pembahasan kelanjutan posisi wagub akan dilakukan pada rapat paripurna yang rencananya akan digelar pada 22 Juli. Jika tercapai kuorum, maka cawagub akan segera ditetapkan.
"Mengenai wagub sudah banyak sekali yang ke tempat saya dan meminta. Nah nanti kita lihat aja, apakah di dalam paripurna tanggal 21-22 ini akan tercapai kuorum atau tidak kuorumnya," ungkapnya.
Pras mengatakan, kursi wagub DKI harus terisi sesegera mungkin karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlalu lama menyendiri mengurusi segala permasalahan di Ibu Kota.
"Karena bukan apa-apa, sekali lagi, karena Jakarta ini banyak sekali PR, pekerjaan, kalau beliau sendiri yang memimpin juga kasihan. Jadi tetap kita akan laksanakan tanggal 21-22 Juli nanti paripurna istimewa untuk wakil gubernur," tuturnya.
Visi Adhyaksa Dault
Adhyaksa Dault mengaku tidak membicarakan masalah lain selain Jakarta dan hanya ingin bersilahturahmi usai Lebaran 2019. "Ya jadi saya suasana lebaran, Bung Pras itu teman saya. Saya waktu ketua KNPI Jakarta kan, saya ketua KNPI Jakarta, Wakil Ketua Umum KNPI, Adhy saya ada sekitar 8 tahun bersama teman-teman di DKI ini. Saya, Bung Pras, kemudian Bung Taufik, ya," tuturnya.