Ini Motif Mantan Satpam Apartemen Green Pramuka City Bunuh Nurhayati

Arinda Wijaya
Petugas kepolisian dan keluarga menunggu jenazah Nurhayati di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat telah menangkap pria bernama Haris Prastiadi, yang diduga pelaku pembunuhan dengan korban Nurhayati. Mantan Satpam Apartemen Green Pramuka City, Rawasari, Jakarta Pusat itu diduga nekat membunuh korban lantaran sakit hati usai diludahi.

“Motifnya sakit hati, diludahi dan dikatai korban. Tapi motif sakit hatinya masih dalam lidik,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Merpaung di Jakarta, Minggu (6/1/2018).

Haris ditangkap di kawasan Perumnas Klender, Jakarta Timur, sekitar pukul 14.00 WIB. Tahan Merpaung mengatakan, penyidik telah menetapkan tersangka terhdapat Haris. Pelaku terancam pasal 351 dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya Nurhayati ditemukan tewas di Apartemen Green Pramuka City, Rawasari, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019). Korban tewas dengan sepuluh luka tusuk.

“Korban ditemukan tergeletak di lorong tower Chrysant lantai 16. Iya ada dugaan pembunuhan. Di tubuhnya ada 10 luka tusukan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu.

Dalam mengungkap peristiwa ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan saksi. Termasuk juga CCTV di sekitar lokasi.

"Kami sudah periksa saksi ada enam orang. Pihak sekuriti empat dan pengelola dua," tutur Roma.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
3 jam lalu

KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Ipda Yayat Sudrajat terkait Kasus Suap di Bekasi

13 jam lalu

Dalami Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, KPK Panggil Anggota Polri

16 jam lalu

Masker Diburu Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau, Polisi Ingatkan Penjual Tak Getok Harga

1 hari lalu

Abah Setu Digeruduk Massa gegara Diduga Hina Nabi Muhammad, Ngaku Korban AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal