Jalan arteri tersebut disiapkan sebagai jalur alternatif untuk memperkuat konektivitas Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Kehadirannya juga diharapkan membantu mengurangi kepadatan kendaraan, khususnya di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Pramono menegaskan, pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,8 kilometer itu harus diselesaikan paling lambat pada 2027. Dia telah meminta pejabat terkait memastikan target tersebut dapat tercapai.
“Panjang jalan ini 1,8 kilometer. Dan mudah-mudahan paling lama saya sudah minta kepada Pak Wondo paling lama di tahun 2027 sudah harus selesai,” jelasnya.