Jelang Idul Fitri, Harga Bawang Putih di Pasar Kramat Jati Stabil

Antara
Ilustrasi, bawang putih dan bawang bombai di pasar tradisional. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Harga bawang putih di Jakarta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah relatif stabil. Kondisi tersebut dinilai karena kebijakan relaksasi impor.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Anas berharap kebijakan relaksasi impor yang diberlakukan oleh pemerintah tidak dilakukan hanya selama wabah virus corona (Covid-19).

"Kondisi sekarang harga murah dan stabil, bawang putih jenis kating kami jual Rp15.000 per kilogram, kalau sudah dikupas Rp18.000 per kilogram, sedangkan jenis banci atau honan lebih murah, kami jual seharga Rp12.000," ujar Anas di Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Dia menilai, kebijakan relaksasi impor perlu dilaksanakan meskipun wabah Covid-19 telah berakhir. Menurutnya, harga bawang akan kembali naik jika kebijakan relaksasi tersebut dicabut.

"Karena memicu harga mahal. Buat apa harga mahal tapi barang kami tidak laku. Dan ini yang saya takutkan karena mengganggu keluar masuknya kebutuhan masyarakat," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Megapolitan
1 bulan lalu

Gunungan Sampah di Pasar Kramat Jati Mengganggu, Pramono Minta Dirut Pasar Jaya Bereskan

Health
1 bulan lalu

Bawang Putih Bisa Jadi Obat Flu dan Pilek, Mitos atau Fakta?

Megapolitan
2 bulan lalu

Usai Kebakaran, Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Mulai Pindah ke Tempat Penampungan Sementara

Megapolitan
2 bulan lalu

Cerita Pedagang Pasar Kramat Jati, Tetap Berjualan meski Lapaknya Hangus Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal