Kasus Covid-19 Jakarta Melonjak, Anies Tegaskan Belum Ada Opsi Tarik Rem Darurat

Muhammad Refi Sandi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan belum ada opsi untuk menarik rem darurat pengetatan aktivitas masyarakat di tengah meroketnya kasus Covid-19 di Ibu Kota. (Foto: MPI/Muhammad Refi Sandi)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan belum ada opsi untuk menarik rem darurat pengetatan aktivitas masyarakat di tengah meroketnya kasus Covid-19 di Ibu Kota. Dia menilai pengetatan baru dilakukan jika kapasitas rumah sakit mulai terancam.

"Kita belum liat arah sana (pengetatan) dulu. Ketika rumah sakit mulai penuh bila tidak ada pengetatan maka orang tidak tertangani di rumah sakit," kata Anies ketika ditemui di ITC Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022).

Anies menambahkan rumah sakit memiliki kapasitas yang terbatas. Meski demikian, dia mengatakan tingkat keterisian rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Jakarta masih stabil.

"Jadi pengetatan itu karena RS-nya punya kapasitas yang terbatas. Nah hari ini kita menyaksikan bahwa jumlah orang yang harus dirawat tidak mengalami lonjakan yamg signifikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Anies memastikan pihaknya memantau ketat perkembangan kasus Covid-19 di Jakarta. Dia berharap kasus-kasus berat tidak muncul.

"Sehingga yang harus dilakukan adalah memantau mengurangi atau memastikan bahwa semua prokes (protokol kesehatan) ditaati kemudian harapannya nanti bisa menjaga kasus-kasus berat tidak muncul," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Listrik di Jakarta Mati Serentak Kemarin, Kementerian ESDM Turun Tangan Investigasi

Megapolitan
7 hari lalu

Pramono Klaim WFH ASN Setiap Jumat Efektif Tekan Kemacetan di Jakarta

Megapolitan
7 hari lalu

Pramono Siapkan PPSU Khusus untuk Lanjutkan Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

Megapolitan
7 hari lalu

Waspada! Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Sore Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal