Kasus Covid-19 Melonjak, Bima Arya : Rumah Sakit di Kota Bogor Nyaris Penuh

Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan rumah sakit hampir penuh karena lonjakan kasus Covid-19. (Foto MNC Portal).

"Makanya pengertian kepada warga tolong empati kepada nakes semuanya. Patuhi protokol kesehatan. Jadi gak usah liat angka BOR, seperti ini faktanya penuh. Yang bisa saya katakan itu," terangnya.

Saat ini, Pemkot Bogor masih terus berupaya untuk menambah tempat tidur dan pusat isolasi bagi pasien covid-19. Sehingga, apabila tempat-tempat tersebut sudah bertambah banyak diharapkan angka BOR kembali turun dan pasien bisa terlayani dengan baik.

"Mudah-mudahan, minggu depan begitu kita operasionalkan pusat isolasi dan lain-lain, BOR bisa kita tekan lagi di bawah 70 persen. Kalau itu terjadi signalnya akan bagus," ungkap Bima.

Sementara, terkait zona Kota Bogor masih kategori oranye. Namun, Bima kembali mengingatkan agar semua tidak berpaku kepada indikator tersebut karena kondisi di lapangan sedang darurat.

"Masih (oranye). Sekali lagi, gak usah berpatokan pada indikator-indikator kaku. Kita lihat di lapangan, kita lihat kondisinya seperti apa, kondisinya darurat, rumah sakit penuh, nakes bertumbangan," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Bakal Jadi Rumah Sakit Ibu dan Anak

57 tahun lalu

Paris Diserang Suhu Panas Ekstrem, Pasien RS Melonjak Tajam!

57 tahun lalu

Prabowo Janji Tekan Harga Obat untuk Masyarakat: Kita Usahakan Semurah-murahnya

57 tahun lalu

Prabowo Target Renovasi 400 RS dan 10.000 Puskesmas se-Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal