Kasus Keracunan Massal di Koja, BPOM Periksa Sampel Makanan Nasi Boks Berlogo PSI

Yohannes Tobing
BPOM turun tangan menyelidiki kasus puluhan warga Koja diduga keracunan makanan nasi kotak berlogo PSI. (Foto MNC Portal)

Darma menambahkan, esensi "Rice Box PSI" yakni mendukung UMKM yang terdampak pandemi agar ekonomi kerakyatan semakin menggeliat. Menurutnya PSI telah melakukan penyelidikan internal supaya kasus seperti ini tidak terulang. 

"Kami tetap berpikir positif bahwa ini murni kelalaian semata tanpa unsur kesengajaan. Kami menunggu proses penyelidikan berlangsung," katanya.

PSI juga telah memberikan santunan kepada 29 orang yang menjadi korban.

Pada kesempatan berbeda, pemilik warung, Lidya, juga telah meminta maaf atas kejadian keracunan makanan di Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara. Selama ini dia sudah menjaga agar makanan aman dikonsumsi.

Dia sudah bekerjasama dengan PSI menyediakan makanan untuk program "Rice Box PSI" sejak Agustus 2021 dan sudah memasak untuk lebih 1.000 kotak nasi.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Ini murni kesalahan saya,” kata Lidya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Tragis! Penyalahgunaan Ketamin Melonjak, BPOM Bongkar Datanya

Nasional
5 hari lalu

Jubir Bantah JK Emosional: Mau Yakinkan Loyalis Jokowi yang Tuding Tak Tahu Balas Budi

Nasional
8 hari lalu

Aturan Baru BPOM soal Batas Cemaran Mikroba Pangan Olahan Resmi Berlaku!

Health
14 hari lalu

5 Fakta Vaksin Campak Orang Dewasa, Nomor 4 Wajib Diperhatikan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal