Kasus Pencabulan Husen Alatas, Polisi: Korban Merasa Seperti Terhipnosis

Irfan Ma'ruf
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Husen Alatas (HA) melakukan dugaan pecabulan dengan modus pengobatan alternatif. HA melakukan aksi pecabulan setelah menghipnosis korban sehingga tertidur saat menjalani pengobatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, kedok Husen Alatas terbongkar setelah salah seorang perempuan melaporkan kejadian pecabulan saat berobat pada November 2019. Pecabulan dilakukan saat korban tertidur setelah dihipnosis.

"Pada saat proses pengobatan oleh yang bersangkutan, korban merasa seperti terhipnosis, sempat sedikit ngantuk dan tertidur. Pada saat itulah si pelaku melakukan suatu kejahatan pencabulan kepada si korban. Inilah korban tidak terima dan laporkan," katanya di Polda Metro Jaya, Rabu (18/12/2019).

Yusri mengatakan, korban merasa terhipnosis hingga terlelap tidur setelah melakukan beberapa perintah HA. "Dia dilakukan pengobatan dengan beberapa perintah yang dilakukan oleh yang berangkutan sehingga membuat korban ini merasa mengantuk. Pada saat mengantuk itulah pencabulan itu terjadi," ujarnya.

Selanjutnya HA dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh korban dan pihak keluarga pada Desember. Kemudian polisi menangkap HA pada Senin, 16 Desember 2019.

Hingga saat ini, polisi baru menerima satu laporan dari korban pencabulan HA. HA telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pencabulan.

Penetapan tersangka terhadap HA berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan korban dugaan pencabulan yang melapor ke polisi. HA juga telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Megapolitan
60 menit lalu

Modus Oknum Guru Cabuli Murid SD di Tangsel: Beri Uang Jajan Rp5.000

Megapolitan
3 jam lalu

Duh! Oknum Guru SD di Tangsel Diduga Cabuli Puluhan Siswa sejak 2023

Nasional
3 jam lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Megapolitan
4 jam lalu

Polisi Ungkap Jumlah Korban Pencabulan Guru SD di Tangsel Bertambah jadi 16 Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal