Menurutnya, api diduga berasal dari tumpukan sampah hasil aktivitas lapak yang biasa dibakar. Namun, kali ini api tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya merambat ke seluruh deretan lapak dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 800 meter persegi.
"Menurut informasi awal yang kami terima bahwa di lapak itu biasa ada menabun sampah hasil lapak dan ternyata tidak bisa dikendalikan apinya sehingga berdampak ke seluruhan dan terjadi kebakaran," ujar Andia Rahman.
Selama proses pemadaman, akses jalan di sekitar lokasi sempat ditutup sementara untuk memudahkan mobilitas petugas dan armada. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan diisolasi agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan oleh pihak BPBD.